DuniaDosen, Author at Stefanus Poto Elu https://steveelu.satutenda.com/author/duniadosen/ Buah-Buah Pikiran Fri, 22 Aug 2025 02:00:47 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.1 https://steveelu.satutenda.com/wp-content/uploads/2023/04/cropped-Favicon-1-32x32.png DuniaDosen, Author at Stefanus Poto Elu https://steveelu.satutenda.com/author/duniadosen/ 32 32 230899615 Anak SMA Gonzaga Bikin Riset Semiotika https://steveelu.satutenda.com/anak-sma-gonzaga-bikin-riset-semiotika/ https://steveelu.satutenda.com/anak-sma-gonzaga-bikin-riset-semiotika/#respond Fri, 22 Aug 2025 01:25:12 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=618 18 Agustus 2025. Bikin riset dengan pendekatan semiotika, mungkin sudah biasa. Anak skripsi S1 sudah biasa. Tapi bagaimana kalau yang bikini riset itu anak SMA? Inilah yang dilakukan oleh anak SMA Gonzaga Jakarta. Di sela-sela ikut membantu kepanitiaan turnamen mini soccer lintas iman yang digagas Pengurus Pusat Pemuda Katolik, saya melayani wawancara untuk tema semiotika. […]

The post Anak SMA Gonzaga Bikin Riset Semiotika appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
18 Agustus 2025. Bikin riset dengan pendekatan semiotika, mungkin sudah biasa. Anak skripsi S1 sudah biasa. Tapi bagaimana kalau yang bikini riset itu anak SMA? Inilah yang dilakukan oleh anak SMA Gonzaga Jakarta.

Di sela-sela ikut membantu kepanitiaan turnamen mini soccer lintas iman yang digagas Pengurus Pusat Pemuda Katolik, saya melayani wawancara untuk tema semiotika.

Hillary dan Calista. Dua anak SMA Gonzaga tersebut lagi menyiapkan riset semiotika untuk sebuah event perlombaan.

Katanya, kami sudah sampai tahap semifinal Pak. Kalau ini kami lolos maka kami akan masuk final.

Dua siswi SMA Gonzaga Jakarta ini menulis tentang microtargeting kampanye Pemilu 2024, dengan pendekatan semiotika. Tokoh semiotik yang dipilih adalah Semiotika Roland Barthes.

Yang sangat menarik bagi saya adalah keduanya ini baru duduk di bangku SMA. Tapi mereka sudah berani untuk menulis dengan teori dan pendekatan yang umum dilakukan anak kuliahan semester akhir.

Dan lebih lagi, tema politik yang mereka bahas. Umumnya, orang selalu berpadangan anak Gen Z tidak suka politik. Mereka elergi kalau ngomong politik.

Tapi dua anak Gen Z ini berbeda. Mereka sangat tertarik untuk menulis tentang semiotika politik. Bahkan, mereka coba untuk memprediksi bagaimana nanti rupa kampanye politik 2029?

Kalau dari pasangan Probowo-Gibran pada 2024 lalu pakai AI untuk desain alat peraga kampanyenya, bagaimana nanti 2029? Apakah masih akan sama atau malah harus lebih lagi?

Ini yang sangat menarik. Mulai memprediksi sisi komunikasi politik pada 2029 mendatang.

Hampir 2 jam kami bicara. Saya menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka yang kritis dan lugas. Dalam hati, keren juga kalau punya murid atau mahasiswa seperti ini.

Adrenali untuk belajar banyak jadi terpacu karena bisa saja pertanyaan yang datang di luar bayangan saya sebelumnya.

The post Anak SMA Gonzaga Bikin Riset Semiotika appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/anak-sma-gonzaga-bikin-riset-semiotika/feed/ 0 618
Dua Hari, Tiga Kali Bimbingan Skripsi dan Wawancara https://steveelu.satutenda.com/bimbingan-skripsi-dan-wawancara-secara-online/ https://steveelu.satutenda.com/bimbingan-skripsi-dan-wawancara-secara-online/#respond Fri, 08 Aug 2025 02:59:13 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=611 7 Agustus 2025. Pagi ini saya mulai dengan melayani seorang mahasiswi dari Universitas Serang Raya. Ia ingin wawancara tentang skripsinya. Dalam skripsinya, ia membahas tentang unsur kebudayaan dan citra perempuan yang ada dalam iklan Citra. Wawancara ini lumayan panjang. Sebab pertanyaan yang ia ajukan pun mendalam dan kompleks. Selalu menarik bahwa saya bisa belajar juga […]

The post Dua Hari, Tiga Kali Bimbingan Skripsi dan Wawancara appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
7 Agustus 2025. Pagi ini saya mulai dengan melayani seorang mahasiswi dari Universitas Serang Raya. Ia ingin wawancara tentang skripsinya.

Dalam skripsinya, ia membahas tentang unsur kebudayaan dan citra perempuan yang ada dalam iklan Citra. Wawancara ini lumayan panjang. Sebab pertanyaan yang ia ajukan pun mendalam dan kompleks.

Selalu menarik bahwa saya bisa belajar juga dari para mahasiswa-mahasiswi yang sedang mengerjakan skripsi.

Kalau lagi wawancara seperti ini, terkadang muncul pertanyaan yang mungkin tidak terpikirkan oleh saya. Karena itu saya harus “memeras otak” cukup keras untuk menjawab.

Namun, ini selalu menjadi motivasi lebih. Bahwa saya bisa belajar dari mana saja, terutama dalam mengembangkan pemahaman saya tentang semiotika.

Semiotika merupakan sebuah area yang ketika saya terus dalami, ia semakin luas. Bahkan kadang saya masih butuh membaca berulang-ulang untuk memahami kedalaman semiotika ini.

Kesempatan belajar hal baru juga akhirnya saya dapatkan dari mahasiswi kedua. Kalau yang kedua ini berbeda. Ia adalah mahasiswi yang mengambil paket bimbingan yang saya sediakan (berbayar).

Dan ia datang dengan satu pendekatan baru. Ia menjelaskan kalau ia direkomendasikan oleh dosen pembimbingnya untuk membahas isu resepsi khlayak terhadap film.

Awalnya saya nggak percaya. Yang dia maksud persepsi atau resepsi? Dan ia mati-matian bahwa yang ia maksud adalah resepsi.

Saya pun penasaran. Kami cari sama-sama. Ternyata dalam riset ilmu komunikasi ada juga pendekatan resepsi. Misalnya, resepsi Stuart Hall, dan lain-lain.

Jujur, ini pengetahuan baru bagi saya. Akhirnya saya harus banyak membaca lagi tentang pendekatan ini. Dan saya bersyukur akhirnya bisa tahu tentang hal ini juga.

8 Agustus 2025. Saya melanjutkan bimbingan dengan seraong mahasiswi saya. Selama ini ia mengambil paket bimbingan berbayar.

Ia sedang mempersiapkan ujian, sehingga ia minta untuk pada sesi bimbingan kali ini adalah me-review PowerPoint yang akan ia tampilkan saat ujian.

Selalu menarik membimbing atau melayani wawancara teman-teman mahasiswa terkait semiotika. Saya mendapatkan banyak pengetahuan dari mereka.

The post Dua Hari, Tiga Kali Bimbingan Skripsi dan Wawancara appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/bimbingan-skripsi-dan-wawancara-secara-online/feed/ 0 611
Sempurna. Dua Mahasiswa Bimbingan LULUS https://steveelu.satutenda.com/mahasiswa-bimbingan-skripsi-lulus/ https://steveelu.satutenda.com/mahasiswa-bimbingan-skripsi-lulus/#respond Tue, 22 Jul 2025 14:58:17 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=606 Rasanya senang sekali. Dua mahasiswa bimbingan online saya, lulus dalam satu pekan terakhir. Keduanya mengambil paket bimbingan online. Kami rutin mendiskusikan skripsi mereka dari waktu ke waktu, secara intensif. Termasuk bagaimana menyiapkan strategi menghadapi ujian skripsi. Dan yang paling bikin hati saya senang adalah keduanya lulus dengan hasil yang sangat memuaskan. Mahasiswa pertama lulus dengan […]

The post Sempurna. Dua Mahasiswa Bimbingan LULUS appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
Rasanya senang sekali. Dua mahasiswa bimbingan online saya, lulus dalam satu pekan terakhir. Keduanya mengambil paket bimbingan online.

Kami rutin mendiskusikan skripsi mereka dari waktu ke waktu, secara intensif. Termasuk bagaimana menyiapkan strategi menghadapi ujian skripsi.

Dan yang paling bikin hati saya senang adalah keduanya lulus dengan hasil yang sangat memuaskan.

Mahasiswa pertama lulus dengan revisi minor. Saat ujian pun pertanyaan dari penguji hanya bersifat informatif dan penegasan. Juga, ada beberapa bagian yang terlewatkan saat menjelaskan saja.

BACA: Semiotika Tzvetan Todorov

Jadi, secara umum ujian berlangsung sangat lancar. Katanya, hanya kurang lebih 27 menit. Jadi saya bisa membayangkan bahwa betapa senangnya mengikuti ujian dengan sangat singkat.

Sebelumnya, kami menyiapkan ujian dengan sangat intens. Kami bahkan membuat simulasi pertanyaan dan bagaimana menjawab. Strategi-strategi taktis, bahkan sejak dari cara menjelaskan poin-poin utama dalam PowerPoint.

Terakhir berkabar, ia sedang merevisi dan langsung minta tanda tangan dosen penguji dan pembimbing.

Mahasiswa kedua, agak sedikit berbeda. Ada beberapa pertanyaan saat ujian yang justru menyasar hal-hal yang sebelumnya sudah dianggap selesai oleh dosen pembimbing.

Setelah ujian, ia mengabari dengan sedikit kurang semangat. Namun, saat menjelang sore ia kembali berkabar. Ternyata ia lulus dengan hasil ujian yang sangat memuaskan, alias poin A.

BACA: List Mahasiswa Bimbingan Saya

Sebagai dosen pembimbing saya pasti ikut senang. Ada mahasiswa bimbingan saya lulus dengan hasil memuaskan. Dengan hal seperti ini saya juga belajar untuk menyusun strategi yang lebih baik dan efektif cara menghadapi ujian.

Setidaknya, teman-teman yang percaya pada saya untuk saya dampingi bisa menikmati hasil sesuai harapan. Tetap semangat untuk teman-teman semuanya.

Ada satu teman lagi yang mengambil paket bimbingan juga. Ia sudah menyelesaikan bimbingan, sudah mendaftar ujian. Tinggal menunggu jadwal.

Jika, jadwal tidak bisa terkejar di semester ini, mudah-mudahan semester depan bisa selesai.

The post Sempurna. Dua Mahasiswa Bimbingan LULUS appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/mahasiswa-bimbingan-skripsi-lulus/feed/ 0 606
Wawancara Skripsi tentang Film https://steveelu.satutenda.com/wawancara-skripsi-tentang-film/ https://steveelu.satutenda.com/wawancara-skripsi-tentang-film/#respond Fri, 11 Jul 2025 02:23:59 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=600 10 Juli 2025. Saya melayani seorang mahasiswa saya yang ingin wawancara terkait skripsinya. Ia diminta dosennya untuk menambahkan wawancara ahli untuk semakin memperkuat argumentasi dan analisisnya. Jadi ceritanya begini. Erwin adalah mahasiswa bimbingan saya. Ia mengambil paket bimbingan skripsi intensif yang saya sediakan. Ia memilih tiga pertemuan. Pertemuan pertama sudah kami jalankan beberapa waktu lalu. […]

The post Wawancara Skripsi tentang Film appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
10 Juli 2025. Saya melayani seorang mahasiswa saya yang ingin wawancara terkait skripsinya. Ia diminta dosennya untuk menambahkan wawancara ahli untuk semakin memperkuat argumentasi dan analisisnya.

Jadi ceritanya begini. Erwin adalah mahasiswa bimbingan saya. Ia mengambil paket bimbingan skripsi intensif yang saya sediakan. Ia memilih tiga pertemuan.

Pertemuan pertama sudah kami jalankan beberapa waktu lalu. Kami membahas teori dan juga model analisis yang harus ia lakukan terhadap film yang ia teliti.

Oh ya, Erwin tidak meneliti konten film. Ia hanya meneliti posternya saja. State of Art dari penelitiannya ini adalah poster film ini pernah meraih juara dalam ajang lomba poster film.

Jadi, setelah ia melakukan analisis di Bab IV, ia diminta oleh dosen pembimbingnya untuk melakukan wawancara ahli semiotika. Jadilah wawancara skripsi tentang film ini kami realisasikan.

Kebetulan saja, saya adalah pembimbing eksternalnya, yang banyak mengakrabi semiotika. Saya juga rutin membuat konten tentang semiotika dan filsafat di akun TikTok saya, @dunia.dosen.

Jadilah ia menghubungi saya untuk melakukan wawancara, sekaligus bimbingan. Kalau pada pertemuan pertama kami lakukan bimbingan secara online, maka sekarang offline. Biar sekalian ngobrol.

Kamis kemarin itu, saya lumayan padat. Ada kerjaan bareng dua teman dosen di Universitas Bung Karno, hingga malam.

Dan di sela-sela itu, saya menjamu Erwin untuk wawancara skripsi tentang film, sekaligus bimbingan.

Hampir dua jam kami ngobrol dan wawancara tentang skripsinya. Saya memberikan banyak masukan agar ia bisa mengerjakan skripsinya dengan baik, terutama strategi dalam membuat pembahasan di Bab IV.

Selain itu, kami juga ngobrol tentang keseharian, pekerjaan, dan juga bayangan tentang masa depan.

Inilah salah satu hal yang saya suka. Banyak cerita dengan teman-teman mahasiswa tentang keseharian dan bayangan masa depan mereka, membuat saya banyak mendapatkan ide-ide baru.

Pada prinsipnya, jalani apa yang ada sekarang dengan penuh semangat. Hal-hal baik akan membukakan jalan di depan.

The post Wawancara Skripsi tentang Film appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/wawancara-skripsi-tentang-film/feed/ 0 600
Wawancara Skripsi Semiotika Peirce https://steveelu.satutenda.com/wawancara-skripsi-semiotika-peirce/ https://steveelu.satutenda.com/wawancara-skripsi-semiotika-peirce/#respond Fri, 13 Jun 2025 05:09:48 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=589 Hari ini, 11 Juni 2025, saat kembali dari kampus, saya singgah Bintaro. Saya sudah membuat janji dengan seorang mahasiswa UIN Jakarta. Ia ingin wawancara saya sebagai narasumber untuk penelitiannya. Rudi, nama mahasiswa tersebut, sedang menyelesaikan skripsinya. Ia mengkaji cover majalah Tempo berjudul “Ugal-Uagalan Paman Gibran”. Ia mengulas cover tersebut dengan menggunakan pendekatan semiotika Peirce. Secara […]

The post Wawancara Skripsi Semiotika Peirce appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
Hari ini, 11 Juni 2025, saat kembali dari kampus, saya singgah Bintaro. Saya sudah membuat janji dengan seorang mahasiswa UIN Jakarta. Ia ingin wawancara saya sebagai narasumber untuk penelitiannya.

Rudi, nama mahasiswa tersebut, sedang menyelesaikan skripsinya. Ia mengkaji cover majalah Tempo berjudul “Ugal-Uagalan Paman Gibran”. Ia mengulas cover tersebut dengan menggunakan pendekatan semiotika Peirce.

Secara umum, ia sudah mengerjakan skripsinya hingga selesai. Namun, saat bimbingan, oleh dosen pembimbingnya disarankan untuk menambah referensi dengan wawancara tiga narasumber.

Pertama, seorang dosen yang menekuni semiotika, seorang lagi yang bergelut di bidang ilustrasi atau desain komunikasi visual, dan seorang lagi dari Tempo, media yang ia kaji halaman depannya.

Lumayan juga tambahan rekomendasi untuk wawancara. Tapi karena ia memang niat untuk lekas menyelesaikan skripsinya, jadilah ia tetap jalani.

“Saya beberapa kali lihat akun Bapak, @dunia.dosen, saat scrolling TikTok. Waktu saya cari dengan kata kunci ‘dosen semiotika’ itu isinya konten bapak semua. Jadilah saya berani kontak Bapak,” ujarnya menjelaskan.

Di akun @dunia.dosen, saya memang banyak mengulas konten terkait semiotika dan filsafat. Juga, saya sering melayani wawancara dan bimbingan teknis skripsi tentang semiotika.

Sudah sekitar tiga tahun terakhir, saya selalu menyediakan bimbingan untuk mahasiswa yang membuat skripsi dengan pendekatan semiotika.

Awalnya, jasa tersebut saya sediakan free alias gratis. Namun, sejak setahun terkahir, saya juga menyediakan paket bimbingan berbayar bagi mereka yang memang membutuhkan bimbingan intens.

BACA: Bimbingan Skripsi Gratis dan Berbayar

Seperti kemarin, 10 Juni 2025, saat selesai kelas, saya menemui juga seorang mahasiswi dari Universitas Telkom Bandung.

Ia pun sama, menulis skripsi tentang alisis lirik lagi dengan pendekatan semiotika Peirce. Namun, ia adalah mahasiswa bimbingan intens alias berbayar.

Kami banyak mengulas tentang skripsi yang ia kerjalan. Ia memang masih butuh usaha dan konsentrasi untuk menulis analisis dan pembahasan di Bab IV.

Semoga mereka semua berhasil. Dan itu pasti membawa kegembiraan bagi saya juga.

The post Wawancara Skripsi Semiotika Peirce appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/wawancara-skripsi-semiotika-peirce/feed/ 0 589
Sehari Tiga Kali Bimbingan Skripsi Online https://steveelu.satutenda.com/tiga-kali-bimbingan-skripsi-online/ https://steveelu.satutenda.com/tiga-kali-bimbingan-skripsi-online/#respond Wed, 04 Jun 2025 13:51:21 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=585 Senin, 2 Juni 2025 kemarin, saya langsung melayani tiga mahasiswa/mahasiswi yang mau bimbingan skripsi online. Ketiga mahasiswa tersebut mengambil paket bimbingan berbayar. Sejak saya membuka dua versi layanan skripsi, yakni konsultasi (tanpa bayar) dan bimbingan intens (berbayar), mahasiswa terus berdatangan. Pada umumnya, kesulitan untuk memahami analisis semiotika, jadilah mereka menghubungi saya untuk bimbingan. Hari ini, […]

The post Sehari Tiga Kali Bimbingan Skripsi Online appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
Senin, 2 Juni 2025 kemarin, saya langsung melayani tiga mahasiswa/mahasiswi yang mau bimbingan skripsi online. Ketiga mahasiswa tersebut mengambil paket bimbingan berbayar.

Sejak saya membuka dua versi layanan skripsi, yakni konsultasi (tanpa bayar) dan bimbingan intens (berbayar), mahasiswa terus berdatangan.

Pada umumnya, kesulitan untuk memahami analisis semiotika, jadilah mereka menghubungi saya untuk bimbingan.

Hari ini, saya melayani tiga bimbingan sekaligus. Lumayan mengawali Juni dengan sibuk full.

Kebetulan hari ini saya tidak ada jadwal keluar rumah. Jadi saya melayani bimbingan dari rumah. Itu juga karena sejak minggu lalu, saya memang mengatur waktu agar hari ini tidak kemana-mana. Hanya buat bimbingan skripsi online.

Pada umumnya, mereka yang bimbingan hari ini adalah progres lebih lanjut mengenai skripsi mereka.

Sembari itu, ada juga mahasiswa dari Jakarta Selatan yang minta waktu untuk wawancara.

Katanya, dosen pembimbingnya mewajibkannya agar menambah wawancara dalam skripsinya. Narasumber harus orang yang paham dan menekuni semiotika.

Jadilah ia menghubungi saya untuk membantunya, menjadi narasumber untuk skripsinya.

Kami membuat janji, mungkin di akhir pekan ini, kami akan bertemu untuk wawancara. Ia membuat skripsi dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce.

The post Sehari Tiga Kali Bimbingan Skripsi Online appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/tiga-kali-bimbingan-skripsi-online/feed/ 0 585
Cancel Culture dan Tanggung Jawab Primordial Levinas https://steveelu.satutenda.com/cancel-culture-dan-tanggung-jawab-primordial-levinas/ https://steveelu.satutenda.com/cancel-culture-dan-tanggung-jawab-primordial-levinas/#respond Thu, 29 May 2025 11:22:08 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=576 Cancel culture (budaya pembatalan) merupakan tindakan menolak, memboikot, bahkan mengucilkan seseorang karena dinilai bersalah atau melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai atau norma yang berlaku umum. Cancel culture bisa dilakukan secara pribadi maupun kolektif. Umumnya, cancel culture ini dialamatkan kepada figur publik atau idola karena yang bersangkutan telah melakukan tindakan amoral atau mengatakan sesuatu […]

The post Cancel Culture dan Tanggung Jawab Primordial Levinas appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
Cancel culture (budaya pembatalan) merupakan tindakan menolak, memboikot, bahkan mengucilkan seseorang karena dinilai bersalah atau melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai atau norma yang berlaku umum. Cancel culture bisa dilakukan secara pribadi maupun kolektif. Umumnya, cancel culture ini dialamatkan kepada figur publik atau idola karena yang bersangkutan telah melakukan tindakan amoral atau mengatakan sesuatu yang tidak pantas.

Dictionary.com mendefisikan cancel culture sebagai praktik populer dalam rangka melakukan pembatalan terhadap tokoh publik dan perusahaan-perusahaan setelah yang bersangkutan melakukan atau mengatakan sesuatu yang dianggap tidak menyenangkan atau menyinggung.

Dipta Ninggar Anjarini dalam risetnya berjudul “Cancel Culture in the Frame of Comparison of Indonesia and South Korea” menjelaskan bahwa budaya pembatalan di Indonesia umumnya terjadi melalui media sosial dalam bentuk komentar negatif, penyerangan terhadap pribadi, dan penyebaran petisi online. Dan budaya pembatalan tersebut dilakukan di media sosial yakni lewat tulisan di kolom komentar.

Di Indonesia, fenomena budaya pembatalan ini menjadi marak dilakukan seiring meningkatnya pengguna media sosial. Kehadiran berbagai platform media sosial saat ini membuka peluang bersa bagi banyak orang untuk menyatakan pendapat dan mengekspresikan diri melalui media sosial. Ruang virtual yang terbuka dan “uncontrol” tersebut tampak menjadi sarana yang tepat dan efektif untuk menumpahkan uneg-uneg, juga kekesalan kepada seseorang atau perusahaan yang melakukan kesalahan dan menyinggung “perasaan khalayak”.

Pertanyaannya adalah apakah perilaku cancel culture tersebut dilakukan atas dasar kesadaran pribadi untuk menyatakan pendapat atau sekedar ikut ambil bagian dalam “perasaan kolektif”? Selanjutnya, di mana batasan antara ungkapan tidak setuju dengan upaya mobilisasi untuk menjatuhkan atau mencela seseorang melalui media sosial?

Artikel ini sudah dipublikasikan di https://binus.ac.id/character-building. Silakan membacanya secara lengkap di link tersebut.

The post Cancel Culture dan Tanggung Jawab Primordial Levinas appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/cancel-culture-dan-tanggung-jawab-primordial-levinas/feed/ 0 576
Wawancara Semiotika https://steveelu.satutenda.com/melayani-wawancara-semiotikan-skripsi/ https://steveelu.satutenda.com/melayani-wawancara-semiotikan-skripsi/#respond Wed, 28 May 2025 17:30:07 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=571 28 Mei 2028. Usai kelas sesi pertama, saya melayani wawancara online seorang mahasiswi dari sebuah universitas swasta di Banten. Ia sudah kontak dengan saya beberapa waktu lalu, bertanya tentang skripsinya, yang menggunakan pendekatan semiotika. Setelah ngobrol beberapa waktu lalu, ia gaspol mengerjakan skripsinya. Lalu, kemarin ia menghubungi untuk meminta waktu wawancara. Katanya, ini untuk memperkuat […]

The post Wawancara Semiotika appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
28 Mei 2028. Usai kelas sesi pertama, saya melayani wawancara online seorang mahasiswi dari sebuah universitas swasta di Banten. Ia sudah kontak dengan saya beberapa waktu lalu, bertanya tentang skripsinya, yang menggunakan pendekatan semiotika.

Setelah ngobrol beberapa waktu lalu, ia gaspol mengerjakan skripsinya.

Lalu, kemarin ia menghubungi untuk meminta waktu wawancara. Katanya, ini untuk memperkuat analisis semiotikanya tentang lirik lagi “Semua Berakhir di Aku”.

Maka, usai sesi pertama kelas pagi ini, saya melipir ke perpustakaan kampus untuk melayani wawancara tersebut.

Saya sering melayani wawancara, terutama teman-teman yang membutuhkan narasumber untuk memperkuat sudut pandang semiotika skripsi mereka.

Selain itu, ada juga yang setelah wawancara, dan ketika melanjutkan Bab IV, biasanya langsung menghubungi saya untuk bimbingan lanjut.

Seperti hari ini, ketika saya dalam perjalan pulang dari Bandung ke Jakarta, seorang mahasiswa yang pernah konsul skripsi dengan saya, kembali menghubungi.

“Pak, saya mau tanya lagi. Saya sudah sampai di Bab IV tapi stuck, nggak bisa lanjutin Bab IV,” bunyi pesannya.

Jadilah kami ngorbol via WA karena saya tidak mungkin zoom karena lagi di jalan.

Semalam, saya masih mendampingi seorang mahasiswa saya hingga larut malam, karena pagi ini ia harus seminar hasil. Tengah malam ia mengirimkan skripsinya untuk saya cek sekali lagi, sebelum ia maju sidang hari ini.

Saya belum kontak, gimana hasil ujiannya. Namun, kalau melihat progres dia dalam mengerjalan skripsi, saya sangat yakin kalau dia pasti lulus.

Skripsinya tentang semiotika baliho kampanye Probowo – Gibran dalam Pemilu 2024 lalu.

Saya akan tanya hasilnya, nanti saya ceritakan kalau sudah dapat updatenya ya….

The post Wawancara Semiotika appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/melayani-wawancara-semiotikan-skripsi/feed/ 0 571
Banyak Coretan Tanpa Penjelasan https://steveelu.satutenda.com/banyak-coretan-tanpa-penjelasan/ https://steveelu.satutenda.com/banyak-coretan-tanpa-penjelasan/#respond Wed, 07 May 2025 01:09:04 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=562 Pada 2 Mei 2025, datang seorang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur. Ia mau bimingan. Ia pilih paket bimbingan gratis (satu kali pertemuan). Katanya, kalau cocok dan merasa terbantu, ia berniat mau ambil paket bimbingan yang berbayar. Tak masalkah bagi saya. Yang penting bisa membantu teman-teman mahasiswa yang lagi menerjakan skripsi. Siapa tahu lancar […]

The post Banyak Coretan Tanpa Penjelasan appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
Pada 2 Mei 2025, datang seorang mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur. Ia mau bimingan. Ia pilih paket bimbingan gratis (satu kali pertemuan).

Katanya, kalau cocok dan merasa terbantu, ia berniat mau ambil paket bimbingan yang berbayar.

Tak masalkah bagi saya. Yang penting bisa membantu teman-teman mahasiswa yang lagi menerjakan skripsi. Siapa tahu lancar dan kuliahmu selesai tepat waktu. Saya pasti ikut senang.

Proses bimbingan langsung diawali keluhan. Katanya, skripsi yang sudah ia tulis sampai selesai, ternyata banyak koreksi. Ada banyak coretan di Bab II katanya.

Tapi tidak ada penjelasan detail mengapa dicoret-coret, selain catatan bahwa ia tidak mengerti apa yang ditulis mahasiswa bimbingannya. Strukturnya lompat-lompat.

Karena tidak ada penjelasan lanjut, pun susah ketemu dosen pembimbingnya, datanglah pada saya.

Seperti biasa, saya minta ditampilkan skripsinya, lalu sama-sama membuat analisa. Bagian mana saya yang mungkin perlu penjelasan atau perbaikan.

Versi saya, memang harus ada sedikit perubahan di Bab II. Ada bagian yang terlalu umum dan seharunya tidak urgen untuk dimasukan. Ia hanya perlu fokus pada isu pembahasan atau tema utama risetnya.

Namun, di luar dari hal itu, saya tetap heran. Mahasiswa itu mengaku, sudah lulus ujian seminar proposal. Artinya, dari bab satu sampai bab tiga sudah dicek, disetujui, dan bahkan diuji saat seminar proposal. Dan lulus.

Mengapa sekarang baru dipersoalkan? Justru karena dia sudah lulus proposal, maka fokus sekarang adalah mengerjakan bab empat dan bab lima. Tapi malah banyak koreksian di bab dua.

Pertanyaannya, waktu bimbingan sebelum seminar proposal, dosen pembimbingmu ke mana? Kok baru sadar sekarang?

Ya, beginilah suka-duka mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Selalu saja ada hal yang kadang membuat kita bisa kecewa, marah, bahkan putus asa.

Jadi, jangan lupa tetap happy supaya skripsi bisa selesai tepat waktu.

The post Banyak Coretan Tanpa Penjelasan appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/banyak-coretan-tanpa-penjelasan/feed/ 0 562