Bimbingan Skripsi Tanpa Kamera
Dua Hari, Tiga Kali Bimbingan Skripsi dan Wawancara
Konsultasi

7 Agustus 2025. Pagi ini saya mulai dengan melayani seorang mahasiswi dari Universitas Serang Raya. Ia ingin wawancara tentang skripsinya.

Dalam skripsinya, ia membahas tentang unsur kebudayaan dan citra perempuan yang ada dalam iklan Citra. Wawancara ini lumayan panjang. Sebab pertanyaan yang ia ajukan pun mendalam dan kompleks.

Selalu menarik bahwa saya bisa belajar juga dari para mahasiswa-mahasiswi yang sedang mengerjakan skripsi.

Kalau lagi wawancara seperti ini, terkadang muncul pertanyaan yang mungkin tidak terpikirkan oleh saya. Karena itu saya harus “memeras otak” cukup keras untuk menjawab.

Namun, ini selalu menjadi motivasi lebih. Bahwa saya bisa belajar dari mana saja, terutama dalam mengembangkan pemahaman saya tentang semiotika.

Semiotika merupakan sebuah area yang ketika saya terus dalami, ia semakin luas. Bahkan kadang saya masih butuh membaca berulang-ulang untuk memahami kedalaman semiotika ini.

Kesempatan belajar hal baru juga akhirnya saya dapatkan dari mahasiswi kedua. Kalau yang kedua ini berbeda. Ia adalah mahasiswi yang mengambil paket bimbingan yang saya sediakan (berbayar).

Dan ia datang dengan satu pendekatan baru. Ia menjelaskan kalau ia direkomendasikan oleh dosen pembimbingnya untuk membahas isu resepsi khlayak terhadap film.

Awalnya saya nggak percaya. Yang dia maksud persepsi atau resepsi? Dan ia mati-matian bahwa yang ia maksud adalah resepsi.

Saya pun penasaran. Kami cari sama-sama. Ternyata dalam riset ilmu komunikasi ada juga pendekatan resepsi. Misalnya, resepsi Stuart Hall, dan lain-lain.

Jujur, ini pengetahuan baru bagi saya. Akhirnya saya harus banyak membaca lagi tentang pendekatan ini. Dan saya bersyukur akhirnya bisa tahu tentang hal ini juga.

8 Agustus 2025. Saya melanjutkan bimbingan dengan seraong mahasiswi saya. Selama ini ia mengambil paket bimbingan berbayar.

Ia sedang mempersiapkan ujian, sehingga ia minta untuk pada sesi bimbingan kali ini adalah me-review PowerPoint yang akan ia tampilkan saat ujian.

Selalu menarik membimbing atau melayani wawancara teman-teman mahasiswa terkait semiotika. Saya mendapatkan banyak pengetahuan dari mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *