8 Februari 2025. Sabtu pagi yang lumayan hangat , dalam hati kepengen istirahat agak lebih panjang. Eh sudah dapat pesan pagi-pagi, kalau ternyata kemarin saya sudah membuat pesan untuk ngobrolin semiotika.
Oke. Pagi ini saya kedatangan seorang mahasiswa Fashin Design dari Universitas Ciputra Surabaya. Seingat saya ini adalah kali kedua saya kedatangan mahasiswi dari kampus ini.
Tahun lalu, saya juga kedantagan mahasiswi dari kampus ini. Kalau tak salah ingat, waktu itu ia ingin menggunakan semiotika Barthes.
Dan sekarang sama, semiotika Barthes dipakai oleh mahasiswa Fashion Design.
Saya ingat, waktu Barthes mengembangkan semiotikanya salah satu yang ia gunakan adalah seni panggung atau teater. Dan hal itu akan sangat relevan kalau dipakai oleh para pekerja seni, semisal fashion design ini.
Karena lewat design yang dilekatkan pada fashion, tema-tema sosial bisa disisipkan.
Hal ini langsung terlihat sehari setelahnya. 9 Februari 2025 saya chatingan dengan seorang mahasiswa Fashion Design juga. Ia menggunakan Semiotika Barthes untuk menyisipkan design tentang kasus 98.
Ah, ini menarik sekali. Tema yang sangat kental pada 98 itu kini diaplikasikan dalam design baju yang akan dipakai seorang perempuan.
Sangat menarik…. dan pastinya semangat selalu…