Universitas Bina Nusantara Archives - Stefanus Poto Elu https://steveelu.satutenda.com/tag/universitas-bina-nusantara/ Buah-Buah Pikiran Thu, 29 May 2025 11:25:50 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://steveelu.satutenda.com/wp-content/uploads/2023/04/cropped-Favicon-1-32x32.png Universitas Bina Nusantara Archives - Stefanus Poto Elu https://steveelu.satutenda.com/tag/universitas-bina-nusantara/ 32 32 230899615 Cancel Culture dan Tanggung Jawab Primordial Levinas https://steveelu.satutenda.com/cancel-culture-dan-tanggung-jawab-primordial-levinas/ https://steveelu.satutenda.com/cancel-culture-dan-tanggung-jawab-primordial-levinas/#respond Thu, 29 May 2025 11:22:08 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=576 Cancel culture (budaya pembatalan) merupakan tindakan menolak, memboikot, bahkan mengucilkan seseorang karena dinilai bersalah atau melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai atau norma yang berlaku umum. Cancel culture bisa dilakukan secara pribadi maupun kolektif. Umumnya, cancel culture ini dialamatkan kepada figur publik atau idola karena yang bersangkutan telah melakukan tindakan amoral atau mengatakan sesuatu […]

The post Cancel Culture dan Tanggung Jawab Primordial Levinas appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
Cancel culture (budaya pembatalan) merupakan tindakan menolak, memboikot, bahkan mengucilkan seseorang karena dinilai bersalah atau melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai atau norma yang berlaku umum. Cancel culture bisa dilakukan secara pribadi maupun kolektif. Umumnya, cancel culture ini dialamatkan kepada figur publik atau idola karena yang bersangkutan telah melakukan tindakan amoral atau mengatakan sesuatu yang tidak pantas.

Dictionary.com mendefisikan cancel culture sebagai praktik populer dalam rangka melakukan pembatalan terhadap tokoh publik dan perusahaan-perusahaan setelah yang bersangkutan melakukan atau mengatakan sesuatu yang dianggap tidak menyenangkan atau menyinggung.

Dipta Ninggar Anjarini dalam risetnya berjudul “Cancel Culture in the Frame of Comparison of Indonesia and South Korea” menjelaskan bahwa budaya pembatalan di Indonesia umumnya terjadi melalui media sosial dalam bentuk komentar negatif, penyerangan terhadap pribadi, dan penyebaran petisi online. Dan budaya pembatalan tersebut dilakukan di media sosial yakni lewat tulisan di kolom komentar.

Di Indonesia, fenomena budaya pembatalan ini menjadi marak dilakukan seiring meningkatnya pengguna media sosial. Kehadiran berbagai platform media sosial saat ini membuka peluang bersa bagi banyak orang untuk menyatakan pendapat dan mengekspresikan diri melalui media sosial. Ruang virtual yang terbuka dan “uncontrol” tersebut tampak menjadi sarana yang tepat dan efektif untuk menumpahkan uneg-uneg, juga kekesalan kepada seseorang atau perusahaan yang melakukan kesalahan dan menyinggung “perasaan khalayak”.

Pertanyaannya adalah apakah perilaku cancel culture tersebut dilakukan atas dasar kesadaran pribadi untuk menyatakan pendapat atau sekedar ikut ambil bagian dalam “perasaan kolektif”? Selanjutnya, di mana batasan antara ungkapan tidak setuju dengan upaya mobilisasi untuk menjatuhkan atau mencela seseorang melalui media sosial?

Artikel ini sudah dipublikasikan di https://binus.ac.id/character-building. Silakan membacanya secara lengkap di link tersebut.

The post Cancel Culture dan Tanggung Jawab Primordial Levinas appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/cancel-culture-dan-tanggung-jawab-primordial-levinas/feed/ 0 576
Makin Terang Jalan Menuju BINUS Bandung (2) https://steveelu.satutenda.com/jadi-dosen-binus-bandung/ https://steveelu.satutenda.com/jadi-dosen-binus-bandung/#comments Thu, 08 Aug 2024 05:49:29 +0000 https://steveelu.satutenda.com/?p=440 Penantian akan kabar lanjut soal menjadi Dosen di Universitas Binus Bandung akhirnya terjawab. Jumat, 26 Juli 2024, saya kembali diundang oleh Binus Bandung untuk mengikuti sosialisasi. Kali ini sosialisasi mengenai Surat Keputusan (SK) pengangkatan saya menjadi Dosen Tetap Universitas Binus Bandung. Semula, kegiatan ini mau dilaksanakan offline. Hanya karena posisi saya di Jakarta, akhirnya digelar […]

The post Makin Terang Jalan Menuju BINUS Bandung (2) appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
Penantian akan kabar lanjut soal menjadi Dosen di Universitas Binus Bandung akhirnya terjawab. Jumat, 26 Juli 2024, saya kembali diundang oleh Binus Bandung untuk mengikuti sosialisasi.

Kali ini sosialisasi mengenai Surat Keputusan (SK) pengangkatan saya menjadi Dosen Tetap Universitas Binus Bandung. Semula, kegiatan ini mau dilaksanakan offline. Hanya karena posisi saya di Jakarta, akhirnya digelar secara online.

Dalam sosialisasi tersebut, saya mendapatkan penjelasan mengenai Hak dan Kewajiban menjadi Faculty Member (Dosen Tetap) pada Universitas Binus Bandung.

Setelah sosialisasi, saya ditanya sekali lagi apakah betul tertarik untuk bergabung ke Binus Bandung?

Tentu saja saya menjawab dengan penuh semangat bahwa saya dengan senang hati, penuh kesadaran, dan tanpa paksaan-tekanan, mau bergabung menjadi Faculty Member Universitas Binus Bandung.

Kenapa Bandung?

Teman-teman saya bertanya, kenapa saya mimilih Binus Bandung? Bukannya di Jakarta dan Tangerang Selatan juga ada?

Betul sekali. Universitas Binus punya beberapa kampus di beberapa kota. Ada Binus Jakarta, Binus Bumi Serpong Damai (BSD), Binus Bandung, Binus Semarang, dan Binus Malang.

Bahkan, ia juga membuat kampus versi “murah” di Bandung. Namanya Satu University.

Dan saya memilih untuk bergabung ke Binus Bandung, meski saya tinggal di Jakarta, karena peluang saat ini untuk jurusan yang saya tuju tersedia di Bandung.

Saya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk bergabung dan membangun karir akademik saya bersama Universitas Binus. Kalau ke depan ada kemungkinan untuk bergeser posisi (kota), bisa saya pertimbangkan lagi.

Yang terpenting bagi saya saat ini adalah bergabung dulu melalui Binus Bandung. Di sana saya ingin banyak belajar menjadi pribadi yang andal dan meningkatkan kapasitas. Sehingga ketika Binus membutuhkan di tempat lain dan itu memungkinkan, saya bisa bergeser.

Dua pekan setelah sosialisasi SK, saya pun makin mendapat kejelasan soal proses saya bergabung ke Binus Bandung. ID Dosen saya keluar, akun akses untuk mengajar mengikuti.

Saat ini saya tinggal menunggu waktu untuk bergabung secara penuh dengan memulai perkualian di Universitas Binus Bandung.

Saya berterima kasih kepada alam semesta yang membukakan ruang, melambungkan doa penuh khusyuk, dan mencarikan jalan menuju harapan baru.

Mari kita bersiap untuk memulai…

BACA: Memulai Petualangan Baru di BINUS Bandung (1)

The post Makin Terang Jalan Menuju BINUS Bandung (2) appeared first on Stefanus Poto Elu.

]]>
https://steveelu.satutenda.com/jadi-dosen-binus-bandung/feed/ 1 440