Teman-teman, kalian tahu Universitas Tarakanita (UTarki)? Kalau belum, saatnya kamu baca ini. Atau, mungkin kamu familiar dengan STARKI? Singkatan dari Sekolah Tinggi Sekretari dan Ilmu Komunikasi.
Memang, mungkin dari sisi nama, belum familiar. Statusnya sebagai universitas, baru resmi 2025 lalu. September nanti, baru akan ulang tahun pertama sebagai universitas.
Sebagai universitas baru, kampus ini terus mencari calon mahasiswa. Tahun Ajaran baru 2026/2027, saya diminta ikut membantu. Semester genap kemarin, saya ikut ngajar dua kelas komunikasi di sana.
Selain cari mahasiswa, tentu perlu juga mencari skema pembiayaan, salah satunya melalui beasiswa. Dari sisi Pemerintah, ada beasiswa KIP. Khusus beasiswa KIP jalur aspirasi, tersedia di Komisi X DPR RI.
Karena itu, saya mencoba mencari akses melalui jaringan yang saya miliki untuk mendapatkan informasi terkait KIP Aspirasi dan mekanismenya.
Setelah beberapa waktu, jalur ini pun perlahan terbuka. Atas bantuan sejumlah rekan dan orang baik, hari ini kami di UTarki dapat kunjungan tim dari salah satu anggota DPR RI untuk daerah pemilihan Jakarta Timur.
Usai menilai kelayakan kampus, besaran biaya yang diminta kampus, khusus uang kuliah tunggal semesteran, persetujuan semntara dicapai.

Untuk KIP Aspirasi periode pertama ini, UTarki mendapat kuota untuk 25 orang. Semoga langkah dan kerja nyata seperti ini terus berjalan baik.
Hari ini, kampus-kampus swasta, apalagi kampus baru, harus memikirkan mekanisme pembiayaan kuliah sedemikian rupa agar menarik minat calon mahasiswa.
Di tengah tekanan ekonomi yang tidak menentu, akses ke pendidikan tinggi semakin sulit. Karena itu, pihak kampus sendiri harus punya desain biaya pendidikkan yang ringan.
Universitas Taraknita sebagai sebuah kampus Katolik yang berlokasi di pinggiran Jakarta, punya tantangan sendiri.
Ia harus bisa menjaga kualitas pendidikan yang bagus, dengan layanan pendidikan yang terjangkau.

